SMK3

              

SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang b€rkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja
yang aman, efisien dan produktif.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjutnya disingkat K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. 

Hal ini tidak terlepas dari upaya pelaksanaan K3 yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi melalui SMK3 guna menjamin terciptanya suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sehingga terciptanya tempat kerja yang nyaman, produktif dan efisien.

Penerapan SMK3 telah berkembang di berbagai negara baik melalui pedoman maupun standar. Penerapan SMK3 bersifat normative sehingga harus ditaati oleh perusahaan. Dalam hal ini Ahli K3 Umum mempunyai peranan penting dan menjadi salah satu kewajiban dalam melakukan pengawasan terhadap ditaatinya norma tersebut di tempat kerjanya masing-masing.

Dasar hukum penerapan SMK3

  1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Terdiri dari 11 Bab dan 18 Pasal
  2. Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Terdiri dari 18 Bab dan 193 Pasal. Pasal yang mengatur tentang SMK3 pada pasal 87.
  3. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3;
  4. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.26 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Penilaian Penerapan SMK3

Latar belakang perlunya penyususnan SMK3

  1. K3 masih belum mendapatkan perhatian yang memadai semua pihak
  2. Kecelakaan kerja yang terjadi relatif masih tinggi
  3. Pelaksanaan pengawasan K3 masih dominan bersifat parsial dan belum menyentuh aspek manajemen
  4. Relatif rendahnya komitmen pimpinan perusahaan dalam hal K3
  5. Kualitas tenaga kerja berkorelasi dengan kesadaran atas K3
  6. Tuntutan global dalam perlindungan tenaga kerja yang diterapkan oleh komunitas perlindungan hak buruh internasional
  7. Desakan LSM internasional dalam hal hak tenaga kerja untuk mendapatkan perlindungan
  8. Masalah K3 masih belum menjadi prioritas program
  9. Tidak ada yang mengangkat masalah K3 menjadi isu nasional baik secara politis maupun sosial
  10. Masala kecelakaan kerja mash dilihat dari aspek ekonomi, dan tidak pernah dilihat dari pendekatan moral
  11. Tenaga kerja mash ditempatkan sebagai faktor produksi dalam perusahaan, belum dirtempatkan sebagai mitra usaha
  12. Alokasi anggaran perusahaan untuk masalah K3 relatif kecil

Tujuan penerapan SMK3

  1. Meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi;
  2. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh; serta
  3. Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong.

Kewajiban perusahaan menerapkan SMK3

Dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 dinyatakan bahwa setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3, namun dalam Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 ditetapkan kewajiban yang berlaku bagi perusahaan yang :

  1. mempekerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 (seratus) orang; atau
  2. mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Manfaat penerapan SMK3

  1. Melindungi pekerja dari segala bentuk kecelakaan dan penyakit akibat kerja
  2. Patuh terhadap Peraturan dan Undang Undang yang berlaku
  3. Meningkatkan Kepercayaan dan Kepuasan Pelanggan
  4. Membuat Sistem Manajemen Yang Efektif
  5. Menciptakan tempat kerja yg efisien dan produktif karena tenaga kerja merasa aman di tempat kerja

Prosedur sertifikasi SMK3 sesuai PP 50 Tahun 2012 dari KEMNAKER

  1. Menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselaman Kerja (SMK3)
    Perusahan dibantu oleh konsultan untuk melakukan beberapa kegiatan guna terbentuknya sistem manajemen K3 sesuai persyaratan diantaranya adalah :
    a.   Pelatihan pemahaman SMK3
    b.   Pembuatan dokumen SMK3 yaang terdiri dari Pedoman SMK3, Prosedur, Instruksi Kerja, Formulir dan dokumen pendukung lainnya
    c.   Implementasi SMK3
    d.   Pelatihan Audit Internal & Pelaksanaan Audit Internal
    e.   Rapat Tinjauan Manajemen
  2. Pelaksanaan Audit SMK3
    Perusahaan akan diaudit oleh Lembaga Sertifikasi yang terdaftar di PJK3 Kemnaker dengan tujuan :

    a.  Menilai secara kritis dan sistematis semua potensi bahaya potensial dalam sistem kegiatan operasi perusahaan yang meliputi:

    • Kemampuan SDM dan sikapnya dalam kaitannya dengan K3.
    • Sarana dan Prasarana untuk menunjang kegiatan di perusahaan mulai dari peralatan proses produksi dan operasi, sarana pemadam kebakaran, kebersihan dan tata lingkungan dan
    • Sistem Manajemen meliputi sikap manajemen, organisasi, prosedur, standar dan hal lain yang terkait dengan pengaturan tenaga kerja dan sarana prasarana operasi.

    b.  Memastikan bahwa pengelolaan K3 di perusahaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan pemerintah, standar teknis, standar K3 yang berlaku dan kebijakan yang ditentukan ole manajemen perusahaan.

    c.  Menentukan langkah untuk mengendalikan bahaya potensial sebelum timbul gangguan atau kerugian terhadap tenaga kerja, harta, lingkungan maupun gangguan operasi serta rencana respon (tanggap) terhadap keadaan gawat/darurat, sehingga mutu pelaksanaan K3 dapat meningkat.

Untuk membantu Anda dan perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3, semua komponen di dalam perusahaan wajib dibekali dengan pemahaman tentang keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja. 

Kami PT. P-E International Indonesia sebagai salah satu perusaan konsultan manajemen, dengan senang hati siap menghantarkan Anda dan perusahaan kearah sukses dalam penerapan SMK3 dan menggaransi hingga mendapatkan sertifikat SMK3 sesuai PP No. 50 Tahun 2012.

Hubungi kami di: Hotline: 0812-8126-5377 Email : pekonsultan@gmail.com 

Call Now
Whatsapp